Berbagi Pengalaman Dot Com ( BPDC )

Home » , , » Pengalaman Pertama Berobat Gratis Menggunakan Kartu BPJS Kesehatan di Puskesmas Cengkareng Jakarta Barat

Pengalaman Pertama Berobat Gratis Menggunakan Kartu BPJS Kesehatan di Puskesmas Cengkareng Jakarta Barat

Posted by Berbagi Pengalaman Dot Com

Pengalaman Pertama Berobat Gratis MenggunakanKartu BPJS Kesehatan di Puskesmas Cengkareng Jakarta Barat. Setelah pada kesempatan sebelumnya saya pernah berbagi pengalaman tentang cara pendaftaran BPJS Online dan juga membahas tentang prosedur pendaftaran BPJS Kesehatan, akhirnya tiba saatnya saya untuk menguji secara langsung Kartu BPJS Kesehatan. Namun pada kesempatan ini saya mengujinya melalui anak saya pada saat periksa atau berobat menggunakan kartu bpjs kesehatan di Puskesmas Cengkareng, Jalan Kamal Raya No. 2 Outer Ring Road  RT 09/ RW 07 Kelurahan Cengkareng Barat Kecamatan Cengkareng Kotamadya Jakarta Barat 11730. Penasaran bukan, tentunya anda ingin tahu persyaratan apa saja yang harus dibawa pada saat berobat menggunakan kartu BPJS ? Simak terus artikel saya dalam pengalaman pertama berobat Gratis menggunakan kartu bpjs kesehatan di puskesmas cengkareng jakarta barat.

Persyaratan berobat menggunakan Kartu BPJS Kesehatan

Apa saja sih persyaratan yang harus dibawa pada saat berobat dengan kartu bpjs kesehatan? Mungkin inilah pertanyaan pertama yang terlintas di benak anda yang baru pertama kali menggunakan kartu BPJS. Hal ini juga berlaku bagi saya. Sebelum berangkat ke klinik atau puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Cengkareng tepatnya hari Sabtu tanggal 26 Desember 2015, saya membawa berkas sebagai berikut:
·         Kartu BPJS Kesehatan (perseorangan)
·         Kartu Keluarga ( KK ) asli dan fotokopi
·         Akte kelahiran anak dan fotokopi. Kebetulan anak saya masih berusia 5 tahun, jadi belum memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk).
Setelah semuanya siap, kemudian saya bergegas bersama istri untuk mengantar anak kami yang sedang sakit. Setelah kurang lebih perjalanan 20 menit dari rumah, akhirnya kami sampai juga di tujuan Faskes 1 (Fasilitas Kesehatan Pertama) sesuai dengan yang tertera di kartu BPJS Kesehatan anak saya, yaitu Puskesmas Cengkareng. Lalu, bagaimanakah cara berobat menggunakan kartu BPJS Kesehatan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan)?

Cara Berobat dengan Kartu BPJS Kesehatan

Berobat gratis dengan bpjs di puskesmas cengkareng sangatlah mudah, berikut ini pengalaman saya pada saat mengantar anak yang waktu itu sedang sakit dalam kategori PTM (Penyakit Tidak Menular). Artinya penyakit anak saya ini bukan kategori yang kritis dan tidak menular. Yang artinya juga saya harus rela mengantri sesuai nomor urut dan menunggu panggilan periksa. Inilah kronologi cara menggunakan bpjs untuk berobat di puskesmas Cengkareng ;
Pertama >> Parkirlah motor, mobil atau kendaraan anda dengan benar. Jangan sampai kendaraan anda menghalangi laju mobil ambulance yang lalulalang di Puskesmas tersebut. Kebetulan pool mobil ambulan dengan tempat parkir sepeda motor letaknya tidak begitu jauh. Nah pada saat itu saya menggunakan sepeda motor, ya alasannya simpel karena saya tidak punya mobil he he,,bejanda jangan diambil duda. Makanya saya bisa tahu dan inilah alasan mengapa ini menjadi poin yang pertama. Saya hanya tidak ingin anda ditegur sekuriti hanya untuk memindahkan motor,, he he kan malu ^_^
Kedua >> Menuju ke loket pendaftaran untuk registrasi. Segeralah menuju ke loket pendaftaran, tunjukkan dan berikan kartu BPJS Anda kepada petugas loket! Setelah selesai diperiksa anda harus mengisi buku panjang dengan list coloum: nama pasien, alamat pasien dan tanda tangan. Kemudian petugas akan mengembalikan kartu bpjs anda beserta kartu berwarna hijau yang bertuliskan “KARTU PENGUNJUNG PUSKESMAS KECAMATAN CENGKARENG”.  Berikut ini gambar lokasi TKP :

  Pengalaman Pertama Berobat Gratis Menggunakan Kartu BPJS Kesehatan di Puskesmas Cengkareng Jakarta Barat _ gambar 1
















Ketiga >> Menuju ke ruang (poly) pemeriksaan atau berobat. Setelah melakukan pendaftaran, petugas akan menyuruh kita untuk mengantri di ruang bagian pemeriksaan. Pada saat saya berobat kebetulan ruang pemeriksaan di puskesmas cengkareng terletak di belakang loket pendaftaran. Namun seiring berjalannya waktu mungkin posisi tersebut masih bisa berubah. Yang penting jarak tahun anda membaca postingan saya ini jangan terlalu lama dengan jarak tahun anda akan berobat. Yang penting sih prinsipnya sama, itu hanya masalah ruangan saja. Toh sewaktu-waktu bisa berubah. Pada saat itu ruang apotik dan ruang periksa pasien masih bersebelahan. Berikut ini gambar TKP nya :

  Pengalaman Pertama Berobat Gratis Menggunakan Kartu BPJS Kesehatan di Puskesmas Cengkareng Jakarta Barat _ gambar 2
















Keempat >> Duduk dan menunggu panggilan untuk pemeriksaan. Nama pasien akan dipanggil oleh asisten dokter jika tiba saatnya pemeriksaan. Panggilan ini menggunakan mic atau pengeras suara. Kebetulan disebelah ruang tunggu terdapat kantin puskesmas dan juga ada jajanan serta kuliner maupun minuman yang dapat anda beli. Pada saat itu saya menunggu kurang lebih hampir dua jam, sehingga saya menyempatkan diri untuk mencicipi siomay dan roti bakar yang ada disana untuk menghilangkan rasa jenuh. Itu juga saya nebeng sama anak, kebetulan anak sudah lapar karena sudah lama menunggu. Tapi ingat, sembari makan anda jangan sampai melupakan nomor antrian! He he

Kelima >> Setelah dipanggil, masuklah kedalam ruang pemeriksaan kemudian sampaikan keluhan penyakit anda dan berkonsultasi dengan dokter. Saat masuk kedalam ruang dokter, rasa jenuh saya pun langsung pudar oleh karena layanan dokter dan asisten dokter yang sangat memuaskan. Sungguh berbeda dengan yang saya bayangkan, tadinya saya sangka hari itu adalah hari yang paling membosankan. Namun saya salah besar, pelayanan atau service pegawai puskesmas tersebut menepis semua prasangka buruk saya. Saya terlalu pesimis karena sudah termakan berita tentang buruknya pelayanan BPJS Kesehatan di Indonesia. Akhir-akhir ini saya banyak membaca berita tentang keluhan pelayanan BPJS, kasus pelayanan Rumah Sakit yang buruk terhadap pasien BPJS, Pengawasan Pemerintah yang lemah terhadap BPJS Kesehatan, dan masih banyak lagi berita tentang BPJS.

Keenam >> Setelah diperiksa, anda akan memperoleh penjelasan penyakit yang diderita dan mendapatkan resep dokter. Jangan lupa untuk langsung menyerahkan resep dari dokter ke bagian apoteker dengan cara menancapkan resep tersebut di paku antrian. Kenapa saya sarankan langsung? Karena ruang dokter dan ruang apoteker berada dalam satu ruangan. Jadi kalau kelamaan tancap resep dipaku antrian, maka antrian obatnya akan semakin lama karena didahului oleh pasien lain. Tunggu sekali lagi kemudian nama anda akan dipanggil bila obat anda sudah selesai diracik. Lamanya antrian menunggu obat tidak se-lama seperti antrian periksa dan konsultasi dokter. Waktu itu saya menunggu hanya kurang lebih 10 menit saja.
Ketujuh >> Terima obat dari apoteker dan tanpa dipungut biaya alias GRATIS. Saat menerima obat, tidak ada biaya tambahan sepeser pun yang saya keluarkan. Dan satu lagi, pelayanan dari apoteker Puskesmas Cengkareng sangat memuaskan. Selain murah senyum, pelayanannya juga cepat. Setelah mengucapkan terimakasih, akhirnya saya bergegas pulang dan menarik kesimpulan.

Kesimpulan

Yang pertama >> Walaupun berkas lain yang saya bawa tidak ditanyakan, namun saya sarankan anda tetap menyiapkannya pada saat anda akan berobat atau mungkin melahirkan dengan menggunakan BPJS Kesehatan. Karena setiap klinik, puskesmas, ataupun rumah sakit pasti management-nya berbeda beda. Kadang beda orang beda tipe. Dan intinya biar kita gak dua kali kerjaan.
Yang kedua >> Pastikan BPJS faskes 1 atau fasilitas kesehatan tingkat pertama anda buka 24 jam seperti puskesmas cengkareng yang pelayanannya 24 jamnon stop, setiap hari buka, dan sudah memiliki ambulance sendiri. Karena yang namanya penyakit, kita tidak tahu kapan datangnya.
Yang ketiga >> Prosedur BPJS, bahwa untuk pelayanan medis di Rumah Sakit harus melalui faskes tingkat 1 yaitu klinik, puskesmas, bidan, rumah bersalin  dan sebagainya, yang kemudian mengeluarkan surat rujukan ke rumah sakit yang terdaftar dalam mitra BPJS. Bagi pasien yang dalam kondisi darurat/kritis atau mendekati kematian, maka bisa langsung ke rumah sakit yang terdekat tanpa surat rujukan selama rumah sakit tersebut masih mitra BPJS.
Yang ke-empat >> Jangan takut untuk mengatakan bagus apabila service atau pelayanannya memang Bagus, namun jangan juga takut pula bilang tidak bagus apabila pelayanannya memang buruk. Intinya kejujuran kita sangat berharga demi kemajuan manajemen BPJS ke yang lebih baik lagi.

Penutup

Oke,, demikianlah berbagi pengalaman bpjs yang dapat saya ulas secara sederhana melalui “pengalaman pertama berobat gratis menggunakan kartu bpjs kesehatan di puskesmas cengkareng jakarta barat,mudah-mudahan bisa memberi manfaat dan menjadi berkah bagi anda yang ingin tahu cara menggunakan kartu bpjs kesehatan. Kesehatan tentunya tidak jauh dari olahraga, untuk anda yang suka olahraga saya rekomendasikan untuk membaca Indosport.com berita olahraga terbaru dan terlengkap di Indonesia.



2 comments:

Silahkan meninggalkan komentar untuk mempererat tali silaturahmi. Terimakasih

ims logistics











Anda Ingin Berlangganan?

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

socialmarker

share
Berbagi Pengalaman Dot Com ( BPDC ). Powered by Blogger.